Chain Reaction: Inspirasi Rantai Di Ranah Fashion Accessories

Paul & Joe S/S’17

Sejak zaman kuno, rantai menjadi perkakas fungsional bagi kehidupan manusia. Pada tahun 225 sebelum masehi, rantai logam telah difungsikan sebagai penarik ember untuk mengambil air dari sumur. Dalam kaitannya dengan perkembangan wacana kemanusiaan, rantai bukan sekadar sebuah alat pertukangan.

Chain juga merupakan simbol bagi perbudakan (praktik merantai budak terekam salah satunya pada relief tua dari tahun 200 sebelum masehi di kota Izmir, Turki, yang dahulu bernama Smyrna dan merupakan bagian dari Yunani). Meski berkaitan dengan identitas budak, tahanan, maupun orang gila sejak Abad Pertengahan, kita pun rasanya sukar untuk tidak terpikat dengan seduksi estetik mata rantai yang saling mengait. Sekitar tahun 1400 – 1500, rantai emas bersama batu permata menjadi hiasan yang lazim ditemui pada topi raja-raja.

Phillip Plein S/S’17

Sebagai sebuah elemen dekoratif tampilan, rantai mendapat makna simbolis baru sebagai bagian dari sub kultur punk yang berawal di era 70’an. Aksesori rantai yang melengkapi paduan busana aksen studs sepatu boots Dr. Martens serta tatanan rambut spike atau mohawk dan riasan smokey eyes merupakan satu manifestasi pernyataan akan paham anti-kemapanan.

Melalui kultur punk, tampilan rantai yang strong semakin provokatif dengan tambahan kesan rebellious, bahkan juga kinky melalui genre sex BDSM sebagai anak sah budaya subversif tersebut. Satu nama besar industri mode yang berpengaruh pada punk fashion adalah desainer Vivienne Westwood, kekasih dari Malcolm McLaren yang merupakan manager dari band punk ternama Sex Pistols. Seiring dengan perkembangan zaman, aksesor rantai bukan lagi barang asing di runway desainer ternama.

Rita Ora at Grammy 2017 After Party.

Pada era 80’an, kultur hip hop menjadikan rantai (terutama yang berukuran besar dan bermaterial emas) sebagai salah satu ciri tampilan. Nuansa perjuangan kelas, khusunya dari keturunan kulit hitam di Amerika begitu terasa dalam elemen rantai emas. Item tersebut adalah perlambang bagaimana kerja keras mampu membuat mereka mengakses kemewahan yang dulu identik hanya pada kulit putih. Meski kini tak selalu berkaitan dengan punk ataupun hip hop, citra aksesori rantai tetap lah kuat, anarkis, penuh statement, dan juga sexually provocative.

Pada musim ini, skema kontemporer membungkus aksesori bereleman rantai, contohnya dapat ditemui pada kreasi bucket bag Alexander Wang hingga kalung berbandul bulu rancangan Paul & Joe.

 

BAGIKAN HALAMAN INI: