Cruising Japan: Louis Vuitton Resort ’18

Louis Vuitton flies to the east! Bila sebelumnya, rumah mode ini menjadikan kota Rio de Janeiro sebagai lokasi presentasi koleksi resort-nya tahun lalu, kini Kyoto, Jepang menjadi lokasi terbaru untuk presentasi koleksi musim Resort ‘18. Presentasi tersebut tampil spektakuler mengambil lokasi di Miho Museum, sebuah space yang didesain oleh arsitek China-Amerika bernama I.M Pei pada tahun 1997 untuk merumahkan koleksi seni dari perempuan jutawan Mihoko Koyama yang juga pendiri organisasi religius, Shinji Shumeikai. But why Japan?

Bagi Nicolas Ghesquiere, selaku Artistic Director of womenswear Louis Vuitton, Jepang bukanlah tempat asing baginya. Jauh pada awal kariernya semenjak masih membawahi rumah mode Balenciaga, ia kerap mengunjungi Jepang untuk terinspirasi. “Jepang adalah negara yang saya kenal betul. Negara ini menjadi salah satu lokasi yang saya jelajahi ketika saya mencari inspirasi,” ungkap Nicolas.

Miho museum sendiri ia kunjungi untuk pertama kali pada lima tahun lalu. Presentasi koleksi Louis Vuitton ini adalah salah satu realisasi akan ketertarikannya pada lokasi legendaris tersebut. “Ketika kami memutuskan untuk melaksanakan show di Jepang, saya langsung memilih lokasi ini,” terang Nicolas kepada New York Times. Selain itu, presentasi ini juga ia sebut sebagai trilogy, terhitung dari rangkaian lokasi presentasi koleksi Resort Louis Vuitton dua musim sebelumnya, di Niteroi Contemporary Art Museum di Rio de Janeiro dan Palm Springs yang kerap melibatkan sentuhan seni.

Tentu, sentuhan tersebut tak dilewatkan Nicolas untuk berkolaborasi dengan seniman berbakat. Kali ini ia menggandeng Kansai Yamamoto yang dikenal sebagai perancang kostum panggung David Bowie. Bersama sang seniman, Nicolas mengaplikasikan kolaborasi idenya dalam rupa rangkaian ilustrasi dan patches bergambar kabuki yang eye-popping, untuk disematkan pada desain tas juga hiasan pada dress.

Sementara koleksi ready-to-wear-nya sendiri, seakan hasil dari perpaduan antara elemen urban, pesona kultural Jepang dan identitas edginess dari Nicolas Ghesquiere. Model Jepang Rila Fukushima yang menjadi opening face dari show ini seperti menjadi simbol bahwa Louis Vuitton sedang menampilkan pesona keindahan negeri sakura. Inspirasi kultural tersebut mulai tampil berupa ketangguhan kostum samurai yang didekorasi mewah oleh aksen engraved, hingga inked landscapes dalam rupa pantsuits dan tunic dress bersiluet arsitektural. Nicolas pun tak luput menghadirkan pesona modernity yang terinspirasi dari siluet arsitektur yang menjadi salah satu pesona modern Jepang. Menyelipkan ilham streetwear pun menjadi fokus sang desainer di koleksi ini dengan merilis biker jacket yang wild nan edgy dengan motif leopard hingga aksen metallic leather terinspirasi dari karakter di film Stray Cat Rock dari tahun 1970. (Lihat favorite looks kami di gallery di atas).

Di presentasi koleksi tersebut, tampak hadir sejumlah muse Nicolas Ghesquiere. Aktris Michelle Williams, Isabelle Huppert, Jennifer Connely, Sophie Turner, Riley Keough, Laura Harrier hingga Fan Bing-Bing menjadi sederet figur kenamaan yang menghiasi barisan front-row seat. Simak presentasi koleksi tersebut melalui video di bawah.

BAGIKAN HALAMAN INI:



Dior Haute Couture Autumn-Winter 2018-19 - Saksikan eksklusif live streaming Dior Haute Couture Autumn-Winter 2018-19 yang akan dilangsungkan di Paris pukul 2.30 pm waktu Paris atau Pukul 7.30 pm waktu Jakarta.