Taylor Swift Menangkan Kasus Pelecehan Seksual

Image: Jun Sato/ Getty Images

Belakangan ini, publik diramaikan dengan kasus pelecehan seksual yang dialami Taylor Swift, yang dilakukan oleh mantan host radio KYGO bernama David Mueller. Menurut Swift, Mueller meraba bokongnya ketika mereka sedang berfoto bersama Shannon Melcher yang juga merupakan kekasih Mueller saat itu. Pada 14 Agustus 2017 lalu, dewan juri pengadilan atas kasus tersebut akhirnya memutuskan Mueller terbukti melakukan pelecehan pada Swift.

Dilansir dari billboard.com, pada Juni 2013 lalu, Mueller awalnya menghadiri backstage meet and greet sebelum Swift memulai salah satu konser Red Tour-nya di Denver. Ketika Mueller dan Melcher berfoto dengannya, Swift mengaku bahwa Mueller menyentuh bagian bawah roknya dan meraba bokongnya. Ia langsung melaporkan kejadian tersebut pada ibunya. Kemudian, ibu dan anggota tim manajemen Swift pun melakukan pertemuan di belakang panggung. Sebelum konser dimulai, petugas keamanan Swift sempat menghampiri dan menuduh Mueller atas kejadian tersebut.

Peristiwa ini akhirnya membuat Frank Bell selaku senior manager Swift melaporkan Mueller pada atasannya di stasiun radio KYGO. Selang dua tahun, Mueller menuntut Swift bersalah atas dugaan pelecehan seksual yang membuat dirinya kehilangan pekerjaan dan beberapa peluang bisnis lainnya. Pria yang saat itu berusia 53 tahun tersebut mengaku dirinya mengalami kerugian mencapai lebih dari 2 juta euro. Namun, hakim menolak tuntutan Mueller tersebut karena tidak dapat membuktikan bahwa Swift telah membuat Mueller dipecat.

Pengadilan pun berlanjut dengan tuntutan pelecehan seksual yang terjadi pada Swift. Perempuan yang dulunya dikenal sebagai penyanyi country ini harus memberikan bukti terkait kasus tersebut. Pengadilan yang menghadirkan 6 juri perempuan dan 2 juri laki-laki tersebut berlangsung selama enam hari sejak 8 Agustus lalu. Hingga pada akhirnya, pengadilan berakhir dimenangkan oleh pihak Swift.

“Saya menyadari keuntungan yang saya dapatkan dari hidup saya, kehidupan sosial saya dan kemampuan saya untuk membela diri saya pda sebuah persidangan seperti ini. Harapan saya adalah dapat membantu mereka yang sudah seharusnya didengar.”

Pengadilan menganugerahkan ganti rugi 1 dolar AS sebagai bukti simbolik. Berdasarkan glamour.com, Swift mengungkapkan, “Hal ini maksudnya tidak berarti tidak, sekaligus memberitahukan setiap perempuan bahwa mereka akan menentukan apa yang dapat ditoleransi pada tubuh mereka.” Ia pun menambahkan, dalam waktu dekat, ia akan berkontribusi pada pemberian donasi untuk beberapa organisasi yang membantu perlindungan korban pelecehan seksual.

BAGIKAN HALAMAN INI:



Dior Haute Couture Autumn-Winter 2018-19 - Saksikan eksklusif live streaming Dior Haute Couture Autumn-Winter 2018-19 yang akan dilangsungkan di Paris pukul 2.30 pm waktu Paris atau Pukul 7.30 pm waktu Jakarta.