Tren Color Melting Membebaskan Pilihan Warna Rambut!

Global Artistic Collective, Daniel Roldan. Sumber foto: Matrix

Apakah Anda belum pernah mewarnai rambut sama sekali, atau ingin memiliki warna rambut dengan gradasi tiga warna bahkan lebih yang terlihat natural? Setelah tren balayage dan ombré yang membuka pilihan warna pink, abu-abu, hingga ungu untuk Anda, saat ini tren color melting menjadi penyempurna model  warna rambut dengan teknik balayage dan ombré yang gradasinya terlihat lebih smooth. Matrix, yang didirikan oleh penata rambut Arnie Miller, baru saja memperkenalkan tren tersebut kepada perempuan Indonesia melalui dua Global Artistic Collective, Danielle Keasling dan Daniel Roldan.

Baca juga: Definisi Cantik oleh Cinta Laura

Global Artistic Collective Matrix, Danielle Keasling. Sumber foto: Matrix

Perbedaan Color Melting dibanding balayage dan ombré :

  1. Dapat memakai lebih dari 3 warna, sesuai dengan preferensi konsumen dan gaya yang dianjurkan oleh hairdresser.
  2. Bisa juga dilakukan dengan teknik free-hand, tanpa pengaplikasian kertas timah pada rambut.
  3. Tanpa melalui proses bleaching.

Warna Color Melting dari Matrix:

  1. Matrix SoColor yang diperkaya dengan teknologi Kera-Protect™ yang mampu menggantikan keratin yang hilang saat proses pewarnaan
  2. Matrix Wonder Series yang diperkaya dengan teknologi Coverbrown™ untuk menyamarkan warna putih uban dan warna gelap menjadi warna cokelat yang alami, Wonder Light dengan teknologi Lipid Lift™ yang mampu mengangkat warna rambut hingga 4 tingkat (sehingga tidak memerlukan proses bleaching), dan Wonder Red dengan teknologi Ultra HD-5 yang menghasilkan warna intens dan berkilau.

Danielle Keasling dan Daniel Roldan beserta Matrix Indonesia dan para blogger.

Danielle Keasling lebih lanjut menjelaskan mengenai persamaan warna rambut alami dengan konsep color melting, “Warna rambut kita memiliki sebuah gradasi, pangkal rambut kita berwarna lebih gelap dan semakin terang di ujung. Hal ini terjadi akibat oksidasi natural yang menjadikan warna rambut memudar karena paparan sinar matahai ataupun sampo yang digunakan. Warna natural rambut ini yang menjadi inspirasi teknik color melting­­ – tidak terlihat awal atau akhir sebuah warna pada rambut.” Mengenai rona yang cocok untuk perempuan Indonesia, Patricia Lauretta Viola selaku National Education Manager Matrix Indonesia mengatakan bahwa pantulan warna merah keunguan dan keabuan sesuai dengan warna kulit perempuan Indonesia.  Walaupun demikian, Matrix juga mengedukasi para hairdresser yang menggunakan produk pewarna rambutnya untuk kreatif dan mempertimbangkan palet dan gradasi warna yang cocok untuk masing-masing konsumen, “Dengan pewarnaan yang sempurna dan potongan rambut yang sesuai, konsumen akan mendapatkan penampilan unik dan berbeda, namun tetap terlihat natural,” ujar Daniel Roldan.

Lebih lanjut, Daniel sebagai hairstylist menekankan bahwa ketika Anda bertemu dengan hairdresser yang menggunakan Matrix dan mendapat training dari Matrix, mereka akan melihat keadaan rambut Anda terlebih dahulu dan menyesuaikan pewarnaan rambut yang tidak merusak kulit kepala atau keadaan rambut Anda. Untuk melihat inspirasi warna rambut dengan tren color melting, Anda dapat melihatnya di @hairspiration_id , #colormelting, dan #matrixindonesia.

BAGIKAN HALAMAN INI: