Amal Clooney Mendesak Keadilan untuk Irak

Islamic State in Iraq and Syria (ISIS) semakin tak terkendali sekaligus tak tersentuh. Beragam aksi keji yang dilakukan di negara-negara Timur Tengah seperti pembunuhan terhadap ribuan orang di Irak dan pemerkosaan terhadap para perempuannya seolah mengalami titik buntu untuk mencari keadilan. Penguasaan ISIS atas Irak bahkan telah memaksa sedikitnya 77.000 orang mengungsi pada akhir tahun 2016, meskipun masih banyak warga yang tetap tinggal di rumah-rumah mereka.

Amal Clooney, pengacara Hak Asasi Manusia mendesak agar Irak dan negara-negara di dunia tidak membiarkan ISIS lolos dari ancaman kejahatan genosida pada pertemuan di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang diadakan pada 10 Maret 2017. Seperti dilansir dari Telegraph, Istri dari aktor George Clooney, yang mewakili korban pemerkosaan dan penculikan yang dilakukan oleh ISIS mengungkapkan bahwa kejahatan yang dilakukan oleh ISIS merupakan kejahatan brutal kelompok ekstremis, tetapi mendapatkan respon yang pasif dari negara-negara di dunia. Amal merasa bahwa negara-negara di dunia hanya berdiam diri melihat beragam kekejian yang dilakukan oleh ISIS, bahkan tak berusaha untuk membawa kejahatan tersebut ke meja pengadilan.

Amal mendesak Haider al-Abadi, Perdana Menteri Irak untuk mengirimkan surat kepada Dewan Keamanan PBB agar membentuk suatu badan penyelidikan kejahatan yang dilakukan oleh ISIS di Irak yang mana pernah menguasai hampir 40% wilayah Irak. “Keadilan adalah apa korban inginkan,” ucap Amal. “Tetapi keadilan akan selamanya di luar jangkauan jika kita membiarkan bukti-bukti menghilang, jika kuburan massal tidak dilindungi, jika bukti medis hilang, jika saksi tidak bisa lagi menjadi dilacak.”

Amal merasa frustrasi karena tidak ada perubahan signifikan sejak dia datang ke PP enam bulan yang lalu untuk mencari akuntabilitas bagi korban ISIS. “Membunuh ISIS di medan perang tidak cukup. Kita harus membunuh ide dibalik ISIS dengan mengekspos kekejaman mereka dan membawa penjahatnya secara individu untuk mendapatkan keadilan,” ucap Amal.

Amal mewakili Nadia Murad, seorang wanita Yazidi ditangkap oleh ISIS di Irak pada tahun 2014. Nadia sejak pembebasannya telah berbicara mengenai pemerkosaan yang dilakukan terhadapnya kemudian ia dijual sebagai budak seks, dan bahkan berharap untuk mati ketika ia berada di penangkaran. Saat ini, Nadia menjadi duta untuk Kantor PBB untuk Narkoba dan Kejahatan untuk Martabat Korban Perdagangan Manusia, mengatakan dalam pertemuan tersebut bahwa korban telah sabar menunggu selama lebih dari setahun untuk penyelidikan ISIS.

“Mengapa hal itu begitu lama? Saya tidak mengerti mengapa Anda membiarkan ISIS pergi dengan segala tindakan keji yang dilakukan atau apa lagi yang perlu Anda dengar sebelum Anda akan bertindak,” ucap Murad, suaranya bergetar dengan emosi. “Jadi hari ini, saya meminta pemerintah Irak dan PBB untuk mendirikan penyelidikan dan memberikan semua korban ISIS keadilan yang layak.”

Sementara itu, Amal mendesak semua negara “untuk membela keadilan” dan menunjukkan “kepemimpinan moral” untuk memastikan bahwa ISIS bertanggung jawab atas segala tindakan kejahatan yang telah dilakukan.

 

BAGIKAN HALAMAN INI:



Dior Haute Couture Autumn-Winter 2018-19 - Saksikan eksklusif live streaming Dior Haute Couture Autumn-Winter 2018-19 yang akan dilangsungkan di Paris pukul 2.30 pm waktu Paris atau Pukul 7.30 pm waktu Jakarta.

What’s On

  • 1 February 2019

    Koleksi Activewear GUESS Siap Menemani Waktu Olahraga Anda

  • 28 December 2018

    Be More Luxe with Karen Millen Holiday 2018

  • 24 December 2018

    Seri Liquid Lip Balm Oleh Bobbi Brown

  • Kolaborasi BECCA Dengan Khloe Kardashian #BECCABFFs

    Keluarga Kardashian-Jenner memang tidak asing di dunia kosmetik dan kecantikan. Anak bungsu dari keluarga Kardashian, Khloe Kardashian dan sahabat sejatinya, Malika Haqq, berkolaborasi dengan BECCA Cosmetics untuk meluncurkan koleksi #BECCABFFs. Dalam koleksi ini Anda akan menemukan 4 warna lipstick baru, 2 palet wajah dan tentunya highlighter! Bronze, Blush & Glow Palette ini tersedia dalam 2 pilihan, satu dari Khloe dan satu lagi dari Malika. Kedua palet ini menyediakan bronzer, highlighter dan 2 warna blush. Raih tampil bronzed goddess dengan palet With Love By Khloe. Demikian, dengan With Love By Malika, Anda dapat mencapaikan makeup yang tampak merona dengan warna-warna blush yang terang. [gallery size="full" ids="9326,9329"] Tentunya Khloe dan sahabatnya Malika juga meluncurkan 4 lipstick baru, dua diantaranya dari Khloe dan dua lainnya dari Malika. Khloe dan Malika membuat warna-warna yang mirip namun tetap unik dari satu sama lain. Dengan pilihan lipstick dari Khloe, Anda akan menemukan 1 lipstick merah yang dinamakan Khloe's Hot Tamale dan 1 lipstick nude yang dinamakan Khloe's Cupid Kiss. [gallery size="full" ids="9322,9323"] Malika menyediakan pilihan warna yang lebih gelap, namun tetap mencolok. Malika's Brave adalah warna merah sejati yang lebih cool toned. Kemudian ada warna nude juga yang dinamakan Malika's Yours Truly.   [gallery size="full" ids="9324,9325"] Glow Letters ini merupakan highlighter yang dicetak dalam blok-blok bentuk huruf dan bentuk hati. Blok huruf merupakan highlighter warna champagne emas yang akan memantul cahaya untuk efek yang blinding. Lalu, blok berbentuk hati adalah bronzer dengan shimmer yang akan menghangatkan warna kulit namun tetap menyala seperti highlighter.

    khloe kardashian Koleksi ini akan segera hadir di toko-toko resmi BECCA pada tanggal 22 Desember.

  • 20 December 2018

    Volupté Plump-in-Color Dari YSL Beauty